Dilema Pendidikan di Masa Pandemi
Judul Artikel : Pandemi Covid-19 dan Dilema Pendidikan Anak
Tanggal: 07 Februari 2022
Penulis : Ahdar (Dosen IAIN Pareapre)
Berawal dari munculnya virus covid-19, hampir semua aspek kehidupan mengalami perubahan-perubahan di seluruh dunia. Dimana dunia perekonomian semakin lemah, hubungan sosial semakin menurun. Semuanya telah merasakan dampak dari virus covid-19, terutama dunia pendidikan.
Saat ini pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan aktivitas belajar tatap muka seluruh lembaga pendidikan, hal ini dilakukan untuk mencegah penularan virus covid-19. Hal ini tentu berdampak besar karena siswa dituntut untuk belajar mandiri (daring).
Pembelajaran daring bukan hanya berdampak besar bagi siswa tetapi juga berdampak bagi guru, karena dalam kondisi seperti ini guru dituntut untuk bisa mengajar dan mengantisipasi kebosanan siswa dalam belajar daring.
Bukan hanya itu, dalam penerapan belajar daring siswa banyak mengalami kesulitan. Karena banyak siswa yang tidak memiliki gadget, dan jaringan internet yang tidak memadai. Hal tersebut pasti akan menghambat keaktifan siswa atau anak dalam proses belajar daring.
Penerapan belajar secara daring juga menyebabkan kurangnya interaksi antara guru dan siswa. Sehingga siswa sulit mengerjakan tugas yang diberikan. Serta waktu yang diberikan untuk mengerjakan tugas sangat singkat sehingga peserta didik dituntun untuk mengerjkakan tugas tanpa adanya penjelasan terlebih dahulu dari guru.
Akibat kurangnya interaksi langsung antara guru dan siswa, otomatis berkurangnya internalisasi nilai nilai karakter yang semestinya harus ditanamkan guru ke dalam diri siswa. Karena tugas seorang guru bukan hanya mengajar dan mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi seorang guru juga dituntut untuk mendidik pembentukan akhlak dan karakter siswa. Namun hal ini tidak boleh mematahkan semangat siswa dan guru dalam proses belajar mengajar. Jangan sampai semangat kita goyah karena pandemi covid-19 ini.
Biarlah pandemi covid-19 ini menjadi ujian untuk kita, apakah kita mampu mencerdaskan kehidupan bangsa walau dalam kondisi seperti ini.
AYO JANGAN PATAH SEMANGAT HANYA KARENA PANDEMI YANG MENYERANG!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar