BAHAYA SAMPAH PLASTIK
Rabu, 23 Februari 2022
Sampah plastik adalah ancaman berbahaya yang bisa merusak tatanan kehidupan yang ada di bumi. Bukan hanya bisa merusak kesehatan manusia saja, sampah plastik juga akan merusak ekosistem di laut dan menghancurkan ekonomi.
Jangan sampai Anda tergiur dengan kenyamanan yang diberikan oleh plastik. Melansir dari laman National Geographic, sampah plastik merupakan salah satu masalah lingkungan yang mengundang banyak perhatian. Ini tidak lepas dari meningkatnya produksi barang-barang plastik sekali pakai, namun tidak diimbangi dengan kemampuan untuk menangani limbahnya.
Dampak buruk yang bisa timbul kapan saja itu, terjadi karena sampah plastik adalah material yang tidak akan pernah hilang dari bumi. Bahkan, walau sudah masuk ke dalam laut, sampah plastik hanya berubah menjadi ukuran lebih kecil yang dikenal dengan sebutan mikroplastik.
Plastik berukuran kepingan sangat kecil itu, ada yang berada di sedimen, dan ada yang berada di dalam tubuh ikan. Dalam perut ikan, jumlah mikroplastik bisa mencapai sekitar 0,25 hingga 1,5 partikel per gram dan seluruhnya akan masuk ke tubuh manusia jika ikan dikonsumi oleh mereka.
Pentingnya menjaga komitmen, karena sampah yang tidak terkelola dengan baik, akan sangat merugikan bagi ekosistem yang ada di bumi, terutama yang ada di laut. Kemudian, akan berdampak buruk bagi kesehatan manusia, dan juga berdampak buruk bagi dunia pariwisata Tanah Air.
Dengan ancaman yang terus meningkat dari waktu ke waktu, pengelolaan sampah sebaiknya harus dilakukan secara terintegrasi dari hulu ke hilir. Cara tersebut akan mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA), karena sampah akan dikelola dengan baik.
Di luar itu, industri daur ulang plastik juga harus terus dikembangkan, dan bagaimana memberikan edukasi kepada masyarakat dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya mengelola sampah sebelum dibuang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar